Asyiknya Belajar di Rumah

By Admin 04 Jan 2021, 09:59:38 WIB SMA Putra Harapan
Asyiknya Belajar di Rumah

Untuk mencegah penyebaran virus covid-19, beberapa daerah menghentikan sementara proses pembelajaran di sekolah. Seperti di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, semua siswa diwajibkan belajar di rumah. Menghadapi kebijakan belajar di rumah, guru-guru SMP Boarding School “PUTRA HARAPAN”Purwokerto membuat program dengan melibatkan paguyuban orangtua dalam mendampingi belajar di rumah. "Orangtua siswa yang tergabung dalam paguyuban kelas kami libatkan dalam program ini. Agar mereka juga patuh untuk tidak keluar rumah kalau tidak penting sekali selama wabah penyebaran virus corona," kata Ustad Abdullah, S.Pt Kepala SMP Boarding School “PUTRA HARAPAN”Purwokerto, Jawa Tengah.

Berikut beberapa tips melibatkan orangtua dalam proses belajar di rumah terkait penanganan virus corona;

5 Tahap Proses Belajar di Rumah untuk Sekolah dan Orangtua

  1. Materi belajar lewat HP. orangtua Meski tak dapat bertatap muka, para guru sudah menyiapkan materi pembelajaran dan tugas untuk siswa. Setiap pagi tugas diberikan melalui HP atau telepon seluler milik orang tua. Hal ini dimaksudkan agar apa yang dikerjakan siswa diketahui dan dalam pantauan orang tua
  2. Guru dan orangtua laporkan hasil belajar Pemberian tugas daring ternyata meningkatkan antusias siswa dalam mengerjakan tugas. Begitu kelas daring dibuka, menurut para orangtua anak-anak segera mengerjakan dan mengirimkan jawaban dari tugas yang dia kerjakan.
  3. Variasi tugas siswa. Belajar di Rumah, Ini Panduan untuk Guru, Orangtua, Siswa dan Kepala Sekolah Penugasan yang dibuat guru juga harus disesuaikan dengan kompetensi dasar yang ada di dalam kurikulum. Bentuk tugasnya juga bervariasi sesuai tujuan pembelajaran yang dibuat guru. Bisa saja kegiatan penugasannya siswa membantu pekerjaan di rumah seperti menyapu, mengepel, atau membantu memasak di rumah. "Yang penting relevan dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
  4. Belajar sesuai jadwal sekolah, kegiatan belajar di rumah langsung dipandu oleh guru mata pelajaran sesuai jadwal pembelajarannya. Artinya mereka tidak mengubah jadwal pelajaran, hanya cara belajarnya yang berbeda. Setiap jam mata pelajaran akan berlangsung, guru akan mengirimkan materi dan lembar kerja (LK) melalui WA orangtua siswa. LK yang diberikan siswa memuat pertanyaan produktif, terbuka, atau imajinatif. "Tujuannya agar siswa tetap aktif, kreatif, dan produktif dalam belajar di rumah, Para guru mapel akan memantau diskusi di group WA kelas, terutama bila ada pertanyaan dari siswa atau orangtua
  5. Portofolio siswa di grup WA Tugas yang sudah dikerjakan siswa, difoto dan dikirimkan kembali melalui WA group orangtua sehingga hasilnya bisa diketahui bersama. Cara ini membuat ada komunikasi antara anak, orangtua, dan guru dalam belajar di rumah. Hasil tugas tertulis juga wajib dikumpulkan siswa menjadi portofolio. Siswa menyimpan hasil karya dari tugas yang dikerjakan dalam file holder portofolio. Setiap hasil karya diberi identitas lengkap mulai dari hari, tanggal, mata pelajaran, jam pelaksanaannya.
  6. Buka call center sekolah. Sekolah juga membuka call center atau pusat layanan bila orangtua dan siswa menemukan kendala selama proses pembelajaran di rumah. Dengan adanya himbauan belajar di rumah semua siswa tetap bisa beraktivitas belajar dan berkreasi dari rumah.



Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook